Tuesday, 10 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Terkoreksi: $4.010
Friday, 31 October 2025 10:01 WIB | MARKET ANALYSIS |

Harga emas melemah hingga sekitar $4.010 per ons pada hari Jumat(31/10), bersiap mencatat penurunan mingguan kedua. Tekanan datang dari memudarnya harapan pemotongan suku bunga The Fed setelah Jerome Powell menegaskan bahwa penurunan suku bunga Desember "tidak terjamin," membuat dolar bertahan di level tinggi dan menekan selera beli emas. Sentimen safe haven juga mereda setelah AS“Tiongkok mencapai gencatan dagang satu tahun terkait tanah jarang, sehingga mengurangi kekhawatiran pasokan industri berteknologi tinggi.
Meski begitu, emas masih di jalur kenaikan bulanan berkat dukungan pembelian bank sentral. Laporan World Gold Council menunjukkan bank sentral membeli 220 ton emas pada Q3, naik 28% dari kuartal sebelumnya, dengan Kazakhstan menjadi pembeli terbesar dan Brasil menambah emas untuk pertama kalinya sejak 2021. Faktor ini membantu menahan tekanan dari dolar yang kuat dan ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi lebih lama.

Pada saat analisis ini dirilis, Harga Emas berada pada level $4.008

Pernyataan:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap memperhitungkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?...
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundament...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar...
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sent...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!...
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menung...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun...
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada ril...

Brent Melemah di Tengah Lonjakan Pasokan Global...
Wednesday, 7 January 2026 10:39 WIB

Harga Brent Oil relatif turun karena pasar mulai memperhitungkan kemungkinan akhirnya konflik Rusia‘Ukraina. Jika perang mereda, ekspor minyak Rusia yang selama ini dibatasi sanksi bisa kembali masu...

LATEST NEWS
Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, dan dolar yang mulai melemah. Pemicu utamanya...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fears of imminent supply disruptions. Brent fell...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik dari Wall Street. Reli pada Jumat bikin Dow Jones...

POPULAR NEWS